Remaja Bersenjata Celurit Diamankan di Bawah Fly Over Sedayu Kelapa Gading, Polisi Sita 6 Sajam

10
0

MediaSuaraMabes, Jakarta — Aparat gabungan bersama warga dan pihak keamanan berhasil mengamankan 9 anak remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran sambil membawa senjata tajam jenis celurit di bawah Fly Over Sedayu, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat malam (8/5/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

Dalam pengamanan tersebut, petugas turut menyita 6 bilah senjata tajam jenis celurit serta 1 unit jaket berisi lempengan logam besi yang diduga digunakan sebagai pelindung tubuh saat aksi tawuran.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Pegangsaan Dua Pintu I, bawah Jembatan Fly Over Sedayu, wilayah perbatasan Kelapa Gading, Jakarta Utara dengan Cakung, Jakarta Timur.

Menurut informasi yang diterima, awalnya Polsek Kelapa Gading mendapat laporan dari warga terkait adanya sekelompok remaja yang melintas sambil membawa senjata tajam di wilayah RT 01/13 Kelurahan Pegangsaan Dua.

Saat petugas bergerak menuju lokasi pertama, kelompok tersebut telah berpindah. Tak lama kemudian, warga kembali melaporkan keberadaan mereka di bawah Fly Over Sedayu sambil mengacungkan celurit dari atas sepeda motor.

“Setibanya di lokasi, sembilan remaja berikut barang bukti senjata tajam sudah berhasil diamankan oleh pihak keamanan Sedayu bersama warga sekitar,” ujar sumber kepolisian.

Berdasarkan keterangan warga, sebelum diamankan kelompok tersebut sempat:

– Berkonvoi di Jalan Tipar Cakung sambil mengacungkan celurit.
– Memasuki kawasan Perumahan Sedayu City Cakung.
– Menyebabkan tiga warga menjadi korban, salah satunya mengalami pusing dan mual hingga harus mendapat penanganan medis di RSUD Koja akibat tertabrak rombongan pelaku.

Diketahui pula, para pelaku bukan warga Kelapa Gading. Mereka diduga berkumpul dari wilayah Rel A9 Tanjung Priok, kemudian bergerak melalui sejumlah titik, yakni Mambo Tanjung Priok, Sukapura Koja, Cakung, hingga Pulo Gadung, sebelum akhirnya dibubarkan dan diamankan.

Petugas berhasil mengamankan:

– 6 bilah senjata tajam jenis celurit.
– 1 jaket berisi lempengan logam besi.
– Sejumlah sepeda motor yang digunakan pelaku (dalam pendataan).

Saat ini, 9 remaja tersebut telah dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Timur guna pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun masyarakat.

Redaksi Sudarnarto