MediaSuaraMabes, Jakpus – Kesbangpol Jakarta Pusat gandeng berbagai ormas, termasuk FKKPBM, untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.
Jakarta – Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Baret Merah (FKKPBM) Jakarta Pusat menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Hal itu disampaikan dalam kegiatan bertajuk Peningkatan Peran Ormas dalam Pembangunan yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Administrasi Jakarta Pusat di Hotel Orchardz Jayakarta, Rabu (27/8/2025).
Acara yang diikuti 16 ormas dari berbagai bidang ini dibuka langsung oleh Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Pusat, Rachmat Hidayat, S.Sos. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pembangunan kota tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, khususnya ormas.
“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, agar tujuan pembangunan bisa tercapai dengan baik,” ujarnya.
FKKPBM Dorong Sinergi dengan Pemerintah
Ketua DPC FKKPBM Jakarta Pusat, Busrial, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif karena membuka ruang komunikasi antara pemerintah dan ormas. Menurutnya, FKKPBM siap mengambil peran aktif untuk memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kolaborasi dengan pemerintah menjadi kunci agar ormas bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat. FKKPBM siap mendukung setiap program yang tujuannya untuk kesejahteraan warga,” ungkapnya.
FKKPBM, yang beranggotakan keluarga besar purnawirawan pasukan elite TNI, menilai bahwa sinergi dengan pemerintah bukan hanya penting dalam menjaga stabilitas, tetapi juga dalam mendukung program-program pembangunan di tingkat kota.
Hadir 16 Ormas dari Berbagai Bidang
Selain FKKPBM, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah ormas lain, antara lain Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa (ARMI), Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Grib Jaya, HIPAKAT, Pokdar Kamtibmas, Maluku Utara Bersatu (MUB), Papua Konektivitas (PACE), Silaturahmi Perguruan Silat Madura (SPKSM), KOPI, MKGR, IPEM, IPPNU, GMBI, Ketua Bang Jafar, dan PEJABAT.
Kehadiran beragam ormas tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan. Melalui forum ini, Kesbangpol berharap lahir gagasan dan masukan baru agar ormas tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi juga memberi kontribusi nyata di lapangan.
Masukan untuk Era Digital
Rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu juga menghadirkan sesi tanya jawab interaktif. Dalam diskusi tersebut, berbagai masukan mengemuka, terutama terkait tantangan ormas di era digital. Peserta menilai bahwa ormas perlu meningkatkan kapasitas dalam memanfaatkan teknologi, baik untuk edukasi, sosialisasi program, maupun dalam memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
“Sekarang ini informasi sangat cepat bergerak. Ormas juga harus bisa adaptif dan menggunakan teknologi digital untuk memperluas manfaat bagi warga,” ujar salah satu peserta forum.
Harapan Kesbangpol Jakarta Pusat
Menutup kegiatan, Kesbangpol Jakarta Pusat menegaskan bahwa peran ormas tidak hanya sebatas simbol kebersamaan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membangun harmoni sosial, menjaga persatuan, dan ikut serta dalam program pembangunan pemerintah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap ormas semakin berdaya, aktif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan kota yang inklusif serta berkelanjutan,” kata Rachmat Hidayat.
Dengan semangat kebersamaan, acara ini diharapkan menjadi momentum penting bagi FKKPBM Jakarta Pusat bersama ormas lainnya untuk memperkuat peran mereka sebagai mitra strategis pemerintah, sekaligus memperkokoh persatuan dan gotong royong dalam masyarakat.
(Suwoto)