Dompet Dhuafa Gelar Seminar Kesehatan dan General Check-Up di Rusunawa Rorotan, Jakarta Utara

12
0

MediaSuaraMabes, Rorotan — Dalam rangka memperingati HUT ke-10 Dompet Dhuafa Gerai Sehat Rorotan, Dompet Dhuafa menggelar seminar edukasi kesehatan dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis (general check-up) yang bertempat di Rusunawa Rorotan, UPRS III, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB dan mengusung tema “Women Health Services”, dengan fokus pada edukasi deteksi dini kanker payudara.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:

General Manager of PT. TEP Indonesia, Mr. Grinchai Hatta Gam

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), yang diwakili oleh Asisten Deputi PUG Bidang Perekonomian, Infrastruktur, dan Pembangunan Kewilayahan, serta Pemerintah Daerah Wilayah I, Ibu Eni Widiyanti, S.E., M.PP., M.SE.

Sekretaris Camat Cilincing, Deni Apriyadi Nardi, mewakili Camat Cilincing.
Kasie Kesra Kelurahan Rorotan, Nanang Ali mewakili Lurah Rorotan.
Kapospol Rorotan, Aiptu Wayan, mewakili Kapolsek Cilincing.
Kepala Puskesmas Rorotan, dr. Hj. Siti Maemunah.
Kepala UPRS III, Ibu Vita Nurviatin.
GM Kesehatan Dompet Dhuafa, dr. Yeni Purnamasari, MKM.
Direktur Dompet Dhuafa Klinik Rorotan, Ns. Sifing Lestari, S.Kep.
Ketua RW 014 Muhammad Supriyatna.
Ketua LMK Rorotan Qomaruzamman.
Ketua PKK RW 014 Rusunawa Rorotan Yuliana.
Ketua RW 012 Rorotan Supyani.
Bimaspol Rorotan Aipda Sigit.
Babinsa Rorotan Sertu TNI Sutrisno.
Nara sumber Dr.dr. M.Yadi Permana Sp.B.Subsp.Onk ( K ).
Ka.Satpol PP Kelurahan Rorotan Di wakili Bambang dan Anggota.
Pegawai dan Staff ASN UPRS lll.
Kader PKK dan Dawis RW 014 Rusunawa Rorotan.
Korlap Keamanan UPRS lll Rusunawa Rorotan Saiman.
Serta para tamu undangan, awak media dan warga setempat.

Dalam seminar ini, peserta mendapatkan edukasi seputar pentingnya deteksi dini kanker payudara. Data global menunjukkan bahwa dari 18,1 juta kasus baru kanker yang terjadi setiap tahun dan menyebabkan 9,6 juta kematian, dan 1 dari 6 perempuan di dunia berpotensi mengalami kanker payudara. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi langkah penting dalam penanganannya.

Dua metode deteksi yang diperkenalkan dalam seminar ini adalah SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis). Peserta juga diajarkan cara melakukan SADARI secara mandiri, antara lain dengan berdiri di depan cermin, kedua lengan lurus ke bawah, dan mengamati apakah terdapat perubahan bentuk, ukuran, atau adanya benjolan pada payudara.

Dalam sambutannya, Kepala UPRS III, Ibu Vita Nurviatin, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan edukatif seperti ini. Ini adalah bentuk kolaborasi positif antara berbagai instansi untuk meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, khususnya kaum perempuan. Saya mengimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti seminar hingga selesai karena ini sangat bermanfaat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga disambut antusias oleh ibu-ibu PKK RW 014 yang hadir. Mereka menilai seminar ini sangat membantu meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan payudara, terutama cara mendeteksi gejala awal yang seringkali diabaikan.

“Sekecil apa pun benjolan yang ditemukan, jangan dianggap remeh. Segera konsultasikan dengan dokter,” ujar salah satu peserta seminar.

Dompet Dhuafa melalui Gerai Sehat Rorotan berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari upaya nyata dalam menekan angka kasus kanker payudara di Indonesia serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi dan layanan kesehatan yang berkelanjutan.

Komarudin
Jurnalis DKI Jakarta