MediaSuaraMabes, Banda Aceh — Tokoh eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Din Mamplam, menyampaikan pandangannya terkait dinamika pemerintahan Aceh saat ini dalam sebuah pertemuan dan konferensi bersama sejumlah tokoh kombatan di Kota Banda Aceh, baru-baru ini.
Dalam pernyataannya, Din Mamplam menilai Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, S.IP., MPA, sebagai figur yang bijak dan proporsional dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia menyebut, di tengah kerja-kerja pemerintahan yang berjalan, terdapat pihak-pihak tertentu yang dinilai kurang sejalan dengan keberadaan Sekda Aceh saat ini.
“Beliau (Sekda Aceh) adalah sosok yang bijak dan proporsional dalam apapun. Namun, ada segelintir orang yang tidak senang dengan sosok Sekda saat ini,” kata Din Mamplam di hadapan peserta yang hadir.
Din Mamplam juga mengaku menyesalkan adanya pihak-pihak yang menurutnya lebih berorientasi pada kepentingan jabatan. Ia kemudian mendesak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), agar lebih selektif terhadap orang-orang di sekelilingnya, khususnya mereka yang dinilai berpotensi mengganggu jalannya tata kelola pemerintahan.
“Gubernur Aceh/Mualem agar segera menertibkan orang-orang di sekelilingnya yang hanya mengejar jabatan. Ini bisa merusak tata pemerintahan yang sedang dijalankan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Media Suara Mabes Aceh, Hanafiah, turut menyampaikan dukungan terhadap pernyataan Din Mamplam. Menurut Hanafiah, Gubernur Aceh perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang dinilai hanya mengejar proyek dan posisi.
“Hanafiah berharap Gubernur Aceh yang kerap disapa Mualem agar berhati-hati dengan orang-orang di sekelilingnya, karena ada yang hanya mengharapkan proyek dan jabatan,” ujarnya.
Hingga berita ini ditayangkan, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari pihak Pemerintah Aceh maupun pihak terkait lainnya untuk menanggapi pernyataan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.
(Hanafiah)





